Rencanakan Nasib Percintaan untuk 5 Tahun ke Depan Sejak Awal 20-an

Rencanakan Nasib Percintaan untuk 5 Tahun ke Depan Sejak Awal 20-an

Generasi millennial memang lebih rumit dalam mencari cinta. Untuk itu, psikolog dan pakar cinta sarankan untuk merencanakan nasib percintaan Anda selama lima tahun ke depan. Mengapa?

Alasannya adalah agar untuk mempermudah Anda mendapatkan orang yang tepat. Untuk itu, ada baiknya Anda sudah mulai berpikir dan merencanakan kehidupan percintaan Anda di awal usia 20-an.

“Rencana lima tahun sangat penting karena akan membuat kita fokus dengan masa depan dengan cara yang positif dan membuat kita lebih mudah mencapai tujuan. Dengan adanya rencana, tujuan dan mimpi kita menjadi jelas dan memikirkan bagaimana kita mendapatkannya,” kata psikolog Dr. Nikki Martinez, seperti dikutip dari Bustle.

Dr. Nikki menjelaskan bagaimana rencana lima tahun dibuat. Menurut Dr. Nikki tulis gambaran tentang pria yang Anda inginkan. Ia mengatakan bahwa tidak perlu ragu menulis hal-hal yang mungkin sedikit tidak masuk akal. Lalu, di hari berikutnya, baca kembali catatan Anda dan perkecil kualitas yang benar-benar Anda butuhkan dari pria. Ini akan membuat daftar kualitas pria yang Anda inginkan lebih jelas.

“Sangat penting untuk memutuskan apa yang Anda inginkan dari pasangan. Anda harus tahu apa yang bisa atau tidak bisa ditoleransi dalam hubungan dan apa tujuanmu dari sebuah hubungan. Kamu harus punya visi yang jelas,” kata Dr. Nikki.

Rencana lima tahun tidaklah sebentar, tapi juga tidak lama jika dijalani dengan santai. Untuk itu, ada baiknya untuk mengevaluasi daftar kualitas pasangan setiap tahunnya. Dengan mengevaluasi Anda akan lebih realistis karena Anda tidak bisa mengontrol kehidupan cinta.

Dr. Nikki juga menyarankan agar belajar dari mantan. Jika Anda ‘terpeleset’ dalam hubungan yang salah, Anda bisa mengambil pelajaran dari situ.

“Kita harus mengambil pelajaran dari hubungan masa lalu dan memutuskan apa yang kita inginkan, dan apa yang bisa dan tidak bisa ditolerasi. Ini akan membuat batasan yang jelas,” jelas Dr. Nikki.